Tampilkan postingan dengan label Qaseedah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Qaseedah. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Februari 2013

Qasidah Tawasul "Ibadallah rijalallah"

Berikut adalah Qasidah Ibadalllah dan terjemahnya. Qasidah ini sangat populer dikalangan ahlisunah karena juga merupakan tawasul dalam memohon pertolongan Allah melalui para kekasihNya.



Wahai hamba-hamba Allah (para awliyaullah), wahai para pejuang Allah
Berilah kami pertolongan karena Allah
Jadilah engkau penolong kami dalam segala ibadah kepada Allah
Semoga kami beruntung dengan karunia Allah



Wahai para wali Qutub, wahai para wali Anjab
Wahai para pemimpin kami dan para kekasih Allah
Kalian semua wahai ahli-ahli ibadah
Datanglah dan tolonglah kami karena Allah



Kami memohon, memohon kepada kalian
Untuk mendapatkan kedekatan kepada rahmat Allah
Kami harapkan kalian Dalam persoalan (masalah), kami bermaksud kepada kalian,
Maka mantaplah tekad kalian untuk menolong kami karena Allah



Wahai Tuhanku, dengan pangkat para pembesarku,
Buktikanlah semua keinginan-keinginan itu,
Semoga datang semua yang menggembirakanku Dan menjadi suci (tenang) waktu (kehidupan kami) untuk Allah



Dengan terbukanya bukti pada pandangan kami
Terangkatnya jarak pemisah antara aku dengan Engkau
Terhapusnya cara (tanpa menggambarkan, tanpa menempatkan) Berkat cahaya Dzat-Mu ya Allah



Semoga Rahmat Allah Tuhan kami,
Dilimpahkan atas Nabi yang datang kepada kami dengan hidayah petunjuk
Dan kepada orang yang telah menunjukkan kebenaran agama
Yang memberikan pertolongan kepada makhluk nanti di Sisi Allah

Kamis, 05 Juli 2012

Qasidah Muhammadun Ashroful



مُحَمَّدٌ أَشْرَفُ الأَعْرَابِ وَالْعَجَمِ
مُحَمَّدٌ خَيْرُ مَنْ يَمْشِيْ عَلَى قَدَمِ
Muhammad adalah termulia di hadapan Arab dan Ajam
Muhammad lah sebaik-baik manusia yang berjalan di bumi ini

مُحَمَّدٌ بَاسِطُ الْمَعْرُوْفِ جَامِعُهُ
مُحَمَّدٌ صَاحِبُ الإِحْسَــانِ وَالْكَرَمِ
Muhammad adalah luas kebaikannya,dialah pengumpulnya
Muhammad lah penghulu segala kebaikan dan kemuliaan

مُحَمَّدٌ تَاجُ رُسْلِ اللهِ قَاطِبَةً
مُحَمَّدٌ صَادِقُ الأَقْوَالِ وَالكَلِمِ
Muhammad adalah mahkota para rasul ALLAH,seluruhnya
Muhammad adalah benar pada kata-katanya

مُحَمَّدُ ثَابِتُ المِيْثَاقِ حَافِظُهُ
مُحَمَّدُ طَيِّبُ الأَخْلَاقِ وَالْشِيَمِ
Muhammad adalah tetap pada janjinya
Muhammad itu cantik akhlak dan rupanya

مُحَمَّدُ رُوِيَت بِالنُّورِ طِيْنَتُهُ
مُحَمَّدُ لمَْ يَزَلْ نُوْراً مِّنَ الْقِدَمِ
Muhammad,tanah semadinya disirami dengan Nur
Muhammad,dia masih bercahaya sejak azali

مُحَمَّدُ حَاكِمُ بِالعَدْلِ ذُوْ شَرَفٍ

مُحَمَّدُ مَعْدِنُ الإِنْعَامِ وَالْحِكَمِ 

Muhammad seorang hakim yang adil,punya kemuliaan
Muhammad adalah kunci kenikmatan dan hikmah

مُحَمَّدُ خَيْرُ خَلْقِ اللهِ مِنْ مُضَرِ
مُحَمَّدُ خَيْرُ رُسْلِ اللهِ كُلِّهِِمِ
Muhammad adalah semulia-mulia makhluk ALLAH,dari kaum Mudhar
Muhammad itu semulia-mulia rasul ALLAH,seluruhnya

مُحَمَّدُ دِيْنُهُ حَـــقٌّ نَدِيْنُ بِهِ
مُحَمَّدُ مُجْمِلاً حَقاً عَلَى عَلَمِ
Muhammad,agamanya adalah kebenaran,yang kita anuti
Muhammad adalah kebenaran,sebenar-benarnya

مُحَمَّدُ ذِكْرُهُ رُوْحٌ لِأَنْفُسِنَا
محمد شُكْرُهُ فَرْضٌ عَلَى الأُمَمِ
Muhammad,mengingatinya adalah seperti roh bagi kita
Muhammad,wajib kita berterima kasih kepadanya

محمد زِينَةٌ الدُنْيَا وَبَهْجَتُهَا
محمد كَاشِفٌ الغُمَّاتِ وَالظُلَمِ
Muhammad adalah penghias dunia dan penghiburnya
Muhammad,ibarat penghapus duka dan kegelapan

محمد سَيِّدُ طَابَتْ مَنَاقِبُهُ
محمد صَاغَهُ الرَحمَنُ بِالنِعمَِ
Muhammad,penghulu yang suci perbuatannya
Muhammad,diberikan sebaik-baik nikmat oleh ALLAH

محمد صَفْوَةٌ البَارِي وَخِيْرَتُهُ
محمد طَاهِرٌ مِنْ سَائِرِ التُهَمِ
Muhammad,adalah insan pilihan ALLAH,sebaik-baik makhluk
Muhammad,adalah suci daripada segala tohmahan

محمد ضَاحِكٌ لِلضَيْفِ مُكْرِمُهُ
محمد جَارُهُ وَاللهِ لمَ يُضَمِ
Muhammad,tersenyum buat tetamunya,bahkan memuliakannya
Muhammad,jirannya,demi ALLAH tidak dizaliminya

محمد طَابَتِ الدُنْيَا بِبَعْثَتِهِ
محمد جَاءَ بِالآيَاتِ وَالحِكَمِ
Muhammad,alangkah indahnya dunia dengan kehadirannya
Muhammad,telah datang dengan mukjizat dan hikmah-hikmah

محمد يَوْمَ بَعْثِ النَّاسِ شَافِعُنَا
محمد نُورُهُ الهَادِي مِنَ الظُّلَمِ
Muhammad,kelak di hari kebangkitan,dialah pemberi syafaat kita
Muhammad,nurnya ibarat penyuluh hidayah dari kegelapan

محمد قَائِمٌ لِلّهِ ذُو هِمَمِ
محمد خَاتَمُ لِلرُّسْلِ كُلِّهِمِ
Muhammad,tidak putus-putus menghadap ALLAH dengan penuh harapan
Muhammad adalah penamat sekalian rasul ALLAH,seluruhnya

Sabtu, 10 Maret 2012

Sholawat Mudhariyah

Sholawat ini adalah salah satu karya agung dari Imam Bushiri selain qashidah Burdah, yang disambut baik oleh para ahli syair ulung dari Ma-syriq sampai Maghrib di seluruh dunia.

Seperti halnya di Hadhramaut, di daerah-daerah lain di Yaman, qashidah Burdah biasa dibaca setiap Jumat subuh atau Senin sore (ashar). Bahkan para ulama Al-Azhar, Mesir, meluangkan waktu khusus pada hari Kamis untuk membaca, mempelajari, dan menerang-kan makna-makna yang terkandung didalamnya. Hingga saat ini pengajian Burdah masih terns dilakukan di masjid-masjid besar di Mesir, seperti Masjid Al-Husain dan Masjid Zainab.

Shalawat Mudhariyah adalah salah satu syair shalawat karya Imam Al-Bu-shiri yang sangat besar keutamaannya. Shalawat ini dibaca secara rutin oleh ulama besar di banyak tempat. Keberkah annya banyak dirasakan para pembaca-nya dari waktu ke waktu.

Disebut Shalawat Mudhariyah karena salah satu datuk Nabi Muhammad, yang bernama Mudhar disebutkan dalam shalawat ini, hingga kemudian menjadi nama populer qashidah ini. Biasa-nya shalawat ini dibaca setelah pembacaan qashidah Burdah, sebelum majelis diakhiri dengan pembacaan qashidah Al-Muhammadiyah yang juga salah satu syair karya beliau.

Shalawat Mudhariyah juga bagus bila dibaca sendiri, dan lebih bagus lagi bila dibaca bersama-sama setelah mendengarkan pengajian rutin mingguan atau bulanan. Baik juga dibaca pada waktu-waktu utama, seperti Jumat sore sesudah ashar atau pada malam Jumat-nya.

Salah satu keistimewaan shalawat ini disebutkan dalam kitab Bughyah Ahl Al-'Ibadah wa Al-Aurad Syarh Ratib Quthb Zamanih Al-Haddad, karya Al-Habib Alwi bin Ahmad Al-Haddad. Dikisahkan, Al-Imam Muhammad Al-Bushiri menyusun shalawat ini di pinggir pantai. la memulai tulisanya dengan kata-kata shalawat seperti yang terdapat mulai pada bait pertama sampai kedua dan seterusnya. Ketika sampai pada syair nomor 34 yang berbunyi "Tsummash-shalatu ‘alal-mukhtari ma tala’at, syamsun-na-hdri wa ma qad syasya’al-qamaru, kemudian sebagai penutup cucurkan shalawat-Mu imtuk Al-Mukhtar (rasul pilihan) selama masih terbit matahari dan selama bulan masih memancarkan cahaya sinarnya", tiba-tiba dari tengah laut datang seorang laki-laki yang ber-lari di atas air menghampirinya sampai berdiri di hadapannya, lalu berkata, "Cukup, akhirilah shalawatmu sampai bait ini, karena kamu telah membuat lelah para malaikat yang mencatat ke-utamaan pahala shalawat ini."
Imam Bushiri pun segera menutup shalawatnya dengan permohonan ridha Allah untuk keluarga Rasulullah dan para sahabatnya.

Al-Imam Al-Bushiri mengembuskan napasnya yang terakhir di kota Iskan-dariyah, Mesir, pada tahun 696 H atau 1296 M. la dimakamkan di samping sebuah masjid besar yang bersambung dengan makamnya, tak jauh dari masjid dan makam sang guru, Syaikh Al-Imam Abu Al-'Abbas Al-Mursi.

Di tembok kubah makamnya terda pat tulisan-tulisan syair qashidah Burdah karya beliau dengan kaligrafi yang indah menawan. Sampai sekarang makam beliau masih ramai diziarahi umat Islam dari berbagai penjuru dunia.

Berikut dibawah adalah sholawat Muhdariyan untuk kita amalkan, Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya untuk Imam Bushiri, guru-gurunya, dan umat Islam pada umumnya. Amin



Senin, 05 Maret 2012

Qasedah Sholatulloh Hi Taqsya



صَـلاَ ةُ اللهِ تـَغْــــشَا كُـــــمْ حــَـــبـِـيـْـبِــي
وَ اَلـِــــكُــمُ وَ يـَغْــــشَا كُـــــمْ سَــــلاَ مُ
Limpahan Shalawat Allah selalu meliputi kalian (Wahai Nabi SAW dan para pencintanya dan pembelanya SAW)
dan atas keluarga kalian dan salam sejahtera selalu melimpah pada kalian.

;عَــلَى قَــدْرِ الْـجَـــمَـالِ مَــعَ الْـــكَــمَـالِ
;وَمـَــا طَـرِ بَ الْــمُـحِــــبُّـوْ نَ وَهَـــامُ

Sebanyak kadar segala keindahan dan kesempurnaan,
dan sebanyak gejolak kerinduan dan kasih para pecinta Nabi SAW.


لـِغـَـيْـرِ جَـــمَـا لـِـكُـــمْ نَــظَـرِ يْ حَـــرَ امُ
وَ غَــيْـرِ كَــلا َ مِــكُـمْ عِــــنـْدِ يْ كَــلا َمِ
Untuk selain memandang keindahan kalian, telah kuharamkan pandanganku,
dan selain pembicaraan kalian dihadapanku umpama lantai tempat pijakan kaki (yaitu sangat hina).

وَ عُــمْرٌ تَـسْـرِ يْ مِـنْـكُــمْ بـَـعْــضَ يـَـــوْ مٍ
وَ سَـــا عَـةُ غَــــيْرِ كُـــمْ عَــامٌ فَــعَـامُ
Dan usiaku terlewatkan bersama kalian seakan beberapa hari (terasa sangat singkat),
dan sesaat tanpa kalian bagaikan bertahun-tahun.

وَصَـبـْرِ يْ عَــنْـكُـــمُ شَـيْءٌ مُـحَــــالٌ
وَ مـَـا لِـيْ قَــاتِـلٌ إِ لاَّ الـْـفِـــطَـامُ
Dan sabar dari merindukan kalian adalah hal yang mustahil,
dan tak ada (yang kutakutkan) sebagai pembunuh, selain perpisahan dengan kalian.

إِ ذَا عَــا يـَـنْـتُـــكُــمْ ذَا لَـتْ هُـمُــوْ مِــيْ
وَ إِ نْ غِــبْـــتُـمْ دَ نَـى مِـنـِّـي الـْحِـــمَـامُ
Apabila aku melihat kalian maka hilanglah kesedihanku,
dan apabila kalian tiada maka telah dekatlah padaku kematian.

اَوَ دُّ بِــأَنْ أَ كُـــوْ نَ لَــــكُــمْ جَـــلِـيـْـــسًا
وَ تـُنْـصَـبُ لـِي بِـرَ بـْعِـــكُــمُ خِــيَـامُ
Aku sangat berhasrat untuk selalu menjadi pendamping kalian, dan dibuatkan kemah di halaman rumah kalian,(ungkapan hati dari besarnya hasrat untuk selalu tidak berpisah, apabila tidak mendapat tempat tinggal di rumah mereka, maka cukuplah di halaman rumah mereka).

بــَدَاهُ بـِالـْـوِ صَــالِ مَــرِ يـْضَ هَجْـــرٍ
يـَـهِــيـْــمُ بِــكُــمْ إِذَا سَــجَـعَ الْـحَـــمَـمُ
Maka mulialah (mendekat padaku) dengan menyambung (pertemuan) setelah pedihnya perpisahan, (denganku)yang selalu mendambakan kalian setiap kali burung-burung merpati saling bersenandung(maksudnya tidak pernah ada berakhir).

حَـــدِ يـْثُ غَــــرَ ا مِـهِ فِـــيْــكُـــمْ قَـــدِ يـْـمٌ
وَ مَـلـْـبَـسُـهُ مِــنَ الْـحُـــبِّ الــسِّــــقَـامُ
Kabar tentang ia (diriku) tergila-gila pada kalian telah lama terdengar,
dan pakaian (yang menutupiku) dari kecintaan adalah kesusahan.

فَـــأَنــْـتُـمْ فِي اْلأُ صُـوْ لِ أَجَــــلُّ أَصْـــلٍ
إِ ذَا شِــئْـتُـمْ تَـحَـــصَّـلَ لِي الْـمَــرَ امُ
Dan kalian dari segala sumber (kemuliaan) adalah sumber yang sangat kuat,
apabila kalian menghendaki, maka akan tercapailah untukku segala keinginan.

بـِكُـــمْ صَـعْبُ اْلـلأُ مُـوْ رِ يـَعـُـوْ دُ سَــــهْـلا ً
فَــبِا ْلإِ حْــــسَـانِ جُــوْ دُو ا يـَا كِــرَ امُ
Sebab kalianlah segala permasalahan berbalik menjadi kemudahan,
maka Demi Yang Maha Memiliki Kebaikan, bermurah hatilah wahai orang-orang yang mulia.

فـَــلَـيْـسَ سِــوَ ا كُـــمُـوْ لـِلْـجُــوْ دِ أَهْـــــلا ً
>فَـكَــيْـفَ نَــذِ يــْدُ صُــوْ حِــيـْكُـــمُ يــُضَـامُ
Maka tiadalah selain kalian orang yang lebih bermurah hati.

Selasa, 13 September 2011

Sufi Road : Qasidah Ilahi Nasaluka

Berikut adalah Qasidah ILAAHI NASALUKA dikarang oleh Al Habib Abu Bakar Al Adni.
Qasedah ini adalah sebuah doa dan tawasul yang mempunyai banyak fadhilah bagi yang membacanya.









Kamis, 04 Agustus 2011

Sufi Road : Qosidah Tarhib Ramadhan

مَرْحَبَاً يَا شَهْرَ رَمَضَانْ مَرْحَبَاً شَهْرَ الْعِبَادَةْ
مَرْحَبَاً يَا شَهْرَ رَمَضَانْ مَرْحَبَاً شَهْرَ السَّعَادَةْ


Selamat datang wahai Ramadhan, selamat datang wahai bulan Ibadah,
Selamat datang wahai Ramadhan, selamat datang wahai bulan kebahagiaan,

مَرْحَبَاً يَا زَاهِرَ اْلآنْ فِيْ الْمَجَالِيْ بِالزِّيَادَةْ
لِلأَخِلاَّ قُرَّةْ أَعْيَانْ أَنْتَ يَا شَهْرَ الإِفَادَةْ

Selamat datang wahai yg tiba dg cahaya dalam kejelasan bertambahnya anugerah,
Bagi para kekasih Allah engkau adalah kesayangan mereka wahai bulan yg penuh dg keberuntungan,

فِيْكَ يُجْلَى الرِّيْنُ والرَّانْ حِيْنَ تُجْلَى الإِسْتِجَادَةْ

مَرْحَبَاً ذَا خَيْرَ إِتْيَان شَهْرَنَا شَهْرَ السِّيَادَة


Padamu tersingkir segala kehinaan dan dosa, saat terbentangnya kesempatan untuk menyungkur sujud,Selamat datang sebaik baik yg mengunjungi usia kami, bulan kita ini adalah baginda bagi bulan lainnya,

أَنْتَ سَيِّد كُلِّ الأَحْيَانْ وَالْيَتِيْمَةْ فِيْ الْقُلاَدَةْ

مَرْحَبَاً يَا شَهْرَ اْلإِحْسَانْ وَالصَّفَا وَالإِسْتِفَادَةْ


Engkaulah pemimpin bagi setiap saat, dan Kepala Mutiara bagi kalung kehidupan,Selamat datang bulan kemuliaan, kesucian dan terbukanya kesempatan mengambil manfaat,

مَرْحَبَاً مِنْ غَيْرِ حُسْبَانْ حَيْثُ لاَ نُحْصِيْ عِدَادَةْ

كُلُّ مَسْجِدْ فِيْكَ قَدْ زَانْ رَبُّهُ بِاالنُّوْرِ زَادَهْ


Selamat datang kuucapkan tanpa terhitung, hingga tak terhingga banyaknya,
Segenap masjid terindahkan dengan kedatanganmu, Tuhan segenap masjid menambahkan cahaya pada masjid masjid dg kedatanganmu

أَنْتَ بَهْجَةُ كُلِّ مَنْ كَانْ حَازَ مِنْ تَقْوَاهُ زَادَهْ

كُلُّ مُسْلِمْ فِيْكَ نَشْطَانْ فِيْ التَّوَجُّهْ لِلْعِبَادَةْ


Engkau cahaya kemegahan bagi segalanya, beruntunglah barangsiapa yg takwanya bertambah
Setiap muslim giat di hari harimu dalam semangat beribadah,

وَعَنِ اْلآثَامِ كَسْلاَنْ وَلَهُ الطَّاعَاتْ عَادَةْ

فِيْ تَرَاوِيْحٍ وَقُُرْآنْ قَدْ جَفَا نَوْمَ الْقُعَادَةْ


Dan mereka (di bulan ramadhan) malas berbuat dosa, dan bagi mereka ketaatan pada Allah menjadi adat kebiasaan, Dalam shalat tarawih dan Alqur’an, telah sirna kantuk orang yg malas shalat malam,

مَرْحَبَاً يَا عَالِيَ الشَّانْ مَا انْقَضَى وَصْفُ وِدَادَهْ

وَصَلاَةُ الْواحِدِ الْمانّْ مَنْ حَبَا النِّعْمَةْ عِبَادَهْ


Selamat datang wahai pemilik derajat yg mulia, yg tiada henti hentinya gambaran keindahan dan kerinduan atasnya, Dan shalawat dari Yang Maha Tunggal dalam segala Anugerah, Yang Maha Memberi kenikmatan dalam beribadah,

تَتَغَشَّى فَخْرَ عَدْنَانْ وَكَذَا الآلَ الإِجَادَهْ

وَالصَّحَابَةْ هُمْ وَاْلإِخْوَانْ نِعْمَ أَصْحَابُ الشَّهَادَةْ


Selalu terlimpah pada sang kebanggaan keturunan Adnan (Sayyidina Muhammad saw), dan pula segenap keluarga yg mulia, serta sahabat dan merekalah para saudara, semulia mulia para syuhada,

مَاأَضَاءَ بَالنُّوْرِ رَمَضَانْ وَانْجَلَى رَيْنُ الْبَلاَدَةْ


Seterang benderangnya cahaya Ramadhan, maka sirnalah kesempitan hati orang orang yg dalam kebodohan,

Selasa, 21 Juni 2011

Sufi Road : Teks Qasidah Yaa Hanana Hb Syeh BSA

ظَهَرَ الدِّينُ المُؤَيَّد
dzoharoddiinul muayyad

ظَهَرَ الدِّينُ المُؤَيَّد بِظُهُورِالنَّبِى اَحمَد
dzoharoddiinul muayyad bidzhuhuurin nabi ahmad
يَا هَنَانَــــــــا بِمُحَمَّد ذَلِكَ الفَضلُ مِنَ الله

ya hana na nabi muhammad dzalikal fadhlu minallah
يَا هَنَانَا

ya hana na
خُصَّ بِالسَّبعِ المَثَانِى وَحَوى لُطفَ المَعَأنِى

khusho bissab’il matsani wa hawa luthfal ma’ani

مَالَهُ فِى الخَلقِ ثَانِى وَعَلَيهِ اَنزَلَ الله

ma lahu fil kholqi tsani wa a’laihi anzalallah
يَا هَنَانَا

ya hana na
صَلُّوا عَلى خَيرِ الاَنَام المُصطَفَى بَدرِالتَّمَام
shollu a’la khoiril anami al musthofa badrittamami
صَلُّوا عَلَيهِ وَسَلِّمُوا يَشفَع لَنَأ يَومَ الزِّحَام
shollu a’laihi wasallimu yasyfa’ lana yaumazzihami
يَا هَنَانَا
Ya Hanana

Sabtu, 30 April 2011

Sufi Road : Qasidah Waktissahar

Download Waktisahar.pdf

وَقْتِ السَّحَرْ بِهْ يَطِيْب الْحَالْ لاَهْلِ الصَّفَا وَبِهْ يَجُوْدُ الْعَلِي بِالْفَضْلِ لأَهْلِ الْوَفَا

Waktu larut malam adalah saat termuliakannya keadaan orang orang suci, dan pada waktu itu pula semakin pemurah Sang Maha Mulia dengan anugerah untuk mereka yg menepati janji untuk mengunjungi Nya (shalat malam),

كَمْ مِنْ سَقِيْمٍ بِهَذَا الْوَقْتِ نَالَ الشِّفَا وَكَمْ بِهِ اِتَّصَلْ مِنْ عَبْدٍ بِالْمُصْطَفَى

Berapa banyak orang orang yg dimurkai dan ditimpa musibah yg diwaktu larut malam itu (mereka bermunajat pada Nya) maka mereka mendapatkan kesejukan dan pencabutan atas musibahnya, dan berapa banyak banyak pula para hamba yg termuliakan dengan terhubung hatinya dengan sang Nabi saw,

وَقَابَلَتْهُ الْمَوِاهِبْ ظَاهِرًا وَالْخَفَا وَنَازَلَتْهُ لَطَائِفْ خَيْرِ مَنْ لَطَفَا

Maka ia disambut dengan anugerah anugerah yg terlihat dan yg tersembunyi (permasalahan dunia dan akhiratnya), dan turunlah untuknya kasih sayang dan kelembutan kelembutan dari yg sangat Indah kelembutan Nya.

عَنِ الْمَسَاوِي وَكُلِّ الذَّنْبِ فَضْلاً عَفَى وَبَارِقِ الْفَضْلِ وَاْلإِ حْسَانِ لُهْ رَفْرَفَا

Dari kehinaan kehinaan dan setiap dosa, anugerah maaf Nya pun melimpah, dan pijaran cahaya kemuliaan dan keluhuran untuknya terus bercahaya indah,

وَحَسْبُهُ جُوْدُ مَوْلاَنَا الْعَلِي وَكَفَى وَهَاهُنَا الْقَوْلَ يَا أهْلَ الْفَهُمْ قَدْ وَقَفَا

Maka cukuplah kedermawanan Tuhan kita Yang Maha Tinggi dan Maha Mencukupi segenap hamba Nya, dan sampai disinilah wahai yang memahami, terhenti ucapan dan kata kata..
مَنْ ذَايُعَبِّرْ عَنِ الْغَوْثِ إِذَا وَكَفَا ياَرَبِّ زِدْنَا عَطَايَا يَارَبِّ زِدْ تُحَفَا

Siapakah pula yg mampu menggambarkan kemegahan curahan hujan rahmat Nya bila sedang melimpah.., wahai Tuhan tambahkan bagi kami pemberian pemberian, wahai Tuhan kami tambahkanlah sesuatu yg berharga,

وَاعْطِفْ عَلَيْنَا فَإِنَّكَ خَيْرَ مَنْ عَطَفَا وَاعْلِي لَنَا فِي رِحَابِ الْعِزّ ِبِكْ غُرَفَا

Maka berlemah lembutlah pada kami, sungguh engkau sebaik baik yg berlemah lembut, dan limpahkanlah kemuliaan bagi kami dengan sambutan kemegahan kamar kamar istana Mu,

وَصَلِّ دَأْبًا عَلَى أحْمَدُ وَالِهَ الشُّرَفَا وَالصَّحْبِ أَهْلِ الْهُدَى وَمَنْ بِهِمْ إِقْتَفَا

Dan limpahkanlah shalawat selalu atas Nabi Muhammad saw dan keluarganya yg mulia, beserta para sahabatnya dan para pembawa petunjuk dan semua yg mengikuti jejak mereka,

وَالْحَمْدُ اللهِ رَبِّي حَسْبُنَا وَكَفَى

Dan segala puji bagi Allah Tuhanku, Yang Maha Melindungi kami dengan kecukupan.

Syair Al Allamah Al Habib Umar bin Hafidh

Download Mp3 Waqtisahar disini

Download Video qasidah Waqtisahar disini

Sabtu, 16 April 2011

Sufi Road : Qasidah Qul Yaa Adzhim



Qul YA 'AZEEM 'ANTAL'AZEEM
Katakan : Wahai Yang Maha Agung, Engkaulah Yang Maha Agung;

Qad hammanaa haammun 'azeem
Kami telah terkena oleh masalah yang sangat berat

Wa kullu haammin hammanaa
dan setiap hal yang menjadi perhatian kami yang kami khawatirkan,

ya huunuu Bi'SMIKA YA AZEEM
menjadi mudah dengan menyebutkan Nama Mu Wahai Yang Maha Agung,

ANTA'L-QADEEM, QADEEMUN FI'ILAZAL,
Engkaulah Yang Maha Awal, Wahai Yang Maha Awal

Antal LATEEF, Lateefun lam tazal
Engkaulah Yang Maha Lembut, Tanpa Berkesudahan Maha Lembut

'Anna azil maa qad nazzal
Angkatlah dari kami apa yang telah menimpa kami;

Min faadihi'l-khatbi'sh-shadeed
Dari kesukaran gawat dan rumit

HAYYUN QADEEM QADEEMUN WAAJIDUU
Wahai Yang Maha Hidup Maha Awal dan Maha Royal dalam Memberi;

BAQI GHANEE GHANIYYUN MAJIDUU
Maha Kekal, Maha Kaya Sangat Kaya dan Maha Anggun

ADLUN ILLAH ILLAHUN WAHIDUU
Yang Maha Adil Allah, Yang Maha Esa Allah

Barrun RA'UF Ra'ufun bil'abeed
Yang Maha Baik Maha Lembut, Maha Lembut kepada abdi Nya

Wa lil -Nabiy salli YA SALAAM
Dan Salam bagi Nabi Wahai Yang Maha Selamat(Salam)

Minna salaatun ma'salaam
Dari kami kirimkan pujian dan salam;

Yawmul 'ljazaa 'mnaahna salaam
Karuniakan kepada kami keselamatan pada Hari Pengadilan,

Miimma nakhaafu YA MAJEED
Dari segala hal yang kami takut Wahai Yang Maha Anggun

Wa 'l'aali wa 's-saahbi' l' usuud;
Dan singa dari Family dan Shahabat,

Saadu bihi biidan wa suud
Menjadi ahli melalui Dia tak dipandang apakah putih atau hitam

La Siyyama maahi 'lhushuud;
Khususnya seorang yang melibas habis seluruh bala tentara yang besar;

Saifu'l'iLLAH 'ibnu 'lwaleed
Pedang ALLAH, putera Al Waleed

Kamis, 13 Januari 2011

Sufi Road : Qasedah Sholatulloh Hi Taqsya


صَـلاَ ةُ اللهِ تـَغْــــشَا كُـــــمْ حــَـــبـِـيـْـبِــي
وَ اَلـِــــكُــمُ وَ يـَغْــــشَا كُـــــمْ سَــــلاَ مُ

Limpahan Shalawat Allah selalu meliputi kalian
(Wahai Nabi SAW dan para pencintanya dan pembelanya SAW)
dan atas keluarga kalian dan salam sejahtera selalu melimpah pada kalian.


عَــلَى قَــدْرِ الْـجَـــمَـالِ مَــعَ الْـــكَــمَـالِ
وَمـَــا طَـرِ بَ الْــمُـحِــــبُّـوْ نَ وَهَـــامُ
Sebanyak kadar segala keindahan dan kesempurnaan,
dan sebanyak gejolak kerinduan dan kasih para pecinta Nabi SAW
.

لـِغـَـيْـرِ جَـــمَـا لـِـكُـــمْ نَــظَـرِ يْ حَـــرَ امُ
وَ غَــيْـرِ كَــلا َ مِــكُـمْ عِــــنـْدِ يْ كَــلا َمِ

Untuk selain memandang keindahan kalian, telah kuharamkan pandanganku,
dan selain pembicaraan kalian dihadapanku umpama lantai tempat pijakan kaki (yaitu sangat hina).

وَ عُــمْرٌ تَـسْـرِ يْ مِـنْـكُــمْ بـَـعْــضَ يـَـــوْ مٍ
وَ سَـــا عَـةُ غَــــيْرِ كُـــمْ عَــامٌ فَــعَـامُ

Dan usiaku terlewatkan bersama kalian seakan beberapa hari (terasa sangat singkat),
dan sesaat tanpa kalian bagaikan bertahun-tahun.

وَصَـبـْرِ يْ عَــنْـكُـــمُ شَـيْءٌ مُـحَــــالٌ
وَ مـَـا لِـيْ قَــاتِـلٌ إِ لاَّ الـْـفِـــطَـامُ

Dan sabar dari merindukan kalian adalah hal yang mustahil,
dan tak ada (yang kutakutkan) sebagai pembunuh, selain perpisahan dengan kalian.


إِ ذَا عَــا يـَـنْـتُـــكُــمْ ذَا لَـتْ هُـمُــوْ مِــيْ
وَ إِ نْ غِــبْـــتُـمْ دَ نَـى مِـنـِّـي الـْحِـــمَـامُ

Apabila aku melihat kalian maka hilanglah kesedihanku,
dan apabila kalian tiada maka telah dekatlah padaku kematian.

اَوَ دُّ بِــأَنْ أَ كُـــوْ نَ لَــــكُــمْ جَـــلِـيـْـــسًا
وَ تـُنْـصَـبُ لـِي بِـرَ بـْعِـــكُــمُ خِــيَـامُ

Aku sangat berhasrat untuk selalu menjadi pendamping kalian, dan dibuatkan kemah di halaman rumah kalian, (ungkapan hati dari besarnya hasrat untuk selalu tidak berpisah, apabila tidak mendapat tempat tinggal di rumah mereka, maka cukuplah di halaman rumah mereka).

بــَدَاهُ بـِالـْـوِ صَــالِ مَــرِ يـْضَ هَجْـــرٍ
يـَـهِــيـْــمُ بِــكُــمْ إِذَا سَــجَـعَ الْـحَـــمَـمُ

Maka mulialah (mendekat padaku) dengan menyambung (pertemuan) setelah pedihnya perpisahan, (denganku)
yang selalu mendambakan kalian setiap kali burung-burung merpati saling bersenandung
(maksudnya tidak pernah ada berakhir).


حَـــدِ يـْثُ غَــــرَ ا مِـهِ فِـــيْــكُـــمْ قَـــدِ يـْـمٌ
وَ مَـلـْـبَـسُـهُ مِــنَ الْـحُـــبِّ الــسِّــــقَـامُ

Kabar tentang ia (diriku) tergila-gila pada kalian telah lama terdengar,
dan pakaian (yang menutupiku) dari kecintaan adalah kesusahan
.

فَـــأَنــْـتُـمْ فِي اْلأُ صُـوْ لِ أَجَــــلُّ أَصْـــلٍ
إِ ذَا شِــئْـتُـمْ تَـحَـــصَّـلَ لِي الْـمَــرَ امُ

Dan kalian dari segala sumber (kemuliaan) adalah sumber yang sangat kuat,
apabila kalian menghendaki, maka akan tercapailah untukku segala keinginan
.

بـِكُـــمْ صَـعْبُ اْلـلأُ مُـوْ رِ يـَعـُـوْ دُ سَــــهْـلا ً
فَــبِا ْلإِ حْــــسَـانِ جُــوْ دُو ا يـَا كِــرَ امُ

Sebab kalianlah segala permasalahan berbalik menjadi kemudahan,
maka Demi Yang Maha Memiliki Kebaikan, bermurah hatilah wahai orang-orang yang mulia
.

فـَــلَـيْـسَ سِــوَ ا كُـــمُـوْ لـِلْـجُــوْ دِ أَهْـــــلا ً
فَـكَــيْـفَ نَــذِ يــْدُ صُــوْ حِــيـْكُـــمُ يــُضَـامُ

Maka tiadalah selain kalian orang yang lebih bermurah hati.

==>liriksolawat.blogspot.com

Kamis, 06 Januari 2011

Sufi Road : Qasedah Yaa Dzakiri

يـَا ذَا كِــر ِ يـْنَ النـَّبِي ْ فُذْ تُمْ بِذِ كْــرِ الْحَبِـيْبْحَبِـيْب ِ رَ بـِّيْ إِلى الرَّ حْمنِ أَقْرَبْ قَرِ يْبْ
Wahai para pengingat Nabi (SAW) beruntunglah kalian dengan mengingat Sang Kekasih,
Kekasih Penciptaku yang sangat teramat dekat dengan Yang Maha Pengasih.

حَبِـيْبِ قَدْرُ هْ لَدَ ي الْـمَــوْ لَى وَ ِسـيْعٌ رَ حِـيْبْ
لَــهُ الْــوَ جَـا هَـات ِ فِي يَــوْ مِ اللِّـقَاءِ الـعَـصِـيْبْ
Kekasih yang derajatnya di sisi Tuhan sangat Luas dan Terhormat,
Pemilik Kewibawaan di hari pertemuan yang sangat sulit

وَ لـِلرُّ سْلِ أَجْـمَـعِيْنَ فِي الْــيَــوْمِ ذَاكَ الْـخَطِـيْبْ
شَــمْـسِ الْـهُـدي مَـا بـَـدَ ا غَـا بـَتْ وَ لاَ بـَا تَــغِيْبْ
Dan di hadapan para Nabi dan Rasul di hari itu, Beliaulah yang akan menjadi juru bicara,
Matahari Hidayah yang tak pernah terbenam dan tak akan sirna cahayanya.

عَــلَــيْهِ صَلّى إِلــهِــي مَـا سَــجَــعْ عَـــنـْدَ لِـــيـْبْ
يَـا ذَا كِرِ يـْنَ الــنَّــبـِيْ مَرْ بَــعْكُمْ أَمْس خَـصِيْبْ
Atasnya Limpahan Shalawat Allah sebanyak riuhnya kicauan burung,
Wahai para pengingat Nabi (SAW) amal pahala kalian akan sangat menguntungkan kelak.

بِذِ كْرِ طـــهَ إِلـى الْــمَـــوْ لى أَنــَـابَ الْــمُـنِـيـْبْ
بِذ ِ كْرِ طــهَ إِلـى الــدَّ عْــوَ هْ أ َجَـابَ الْمُجِـيْبْ
Dengan mengingat Nabi Thahaa (SAW) terluhurkanlah hamba yang beribadah,
Dengan mengingat Nabi Thahaa (SAW) maka seruan kemuliaan didengar oleh mereka yang terpilih menjawabnya.

وَ مَنْ تَــقَـبـَّضْ بـِحَــبـْلِــهِ قَـطْ مَــا بـَـا يَـخِـيْبْ
هَــيَّـا اسْـتَـجِـيْـبُـو اوَ جِدْ وَ اسْـعَـفَ مَـنْ يَـسْـتَـجِـيْبْ
Barangsiapa yang berpegang dengan Tali Sunnahnya, tak akan dikecewakan,
Marilah bersama-sama mendatangi seruannya, bersemangatlah dan bergegaslah pada Sang Penyeru !

فَـقَدْ دَ عَــتْـكُمْ د َوَ ا عِيْ شَـانْــهَـا اَمْرٌ غَرِ يـْبْ
تـُـفْـضِيْ بِـمَنْ قَدْ صَـدَ قْ إِلى الْــفَـــنَـاءِ الرَ حِـيْبْ
Sungguh telah menyeru kalian, seruan-seruan keluhuran yang mengandung rahasia agung,
Barangsiapa yang bersungguh-sungguh akan tersucikan kepada keluhuran dan kemurnian yang agung.

حَــيْثُ الـتَّـجـَــلِّيْ مِـنَ الرَّ حْـمنِ نـِـعْمَ الْــقَرِ يـْبْ
بِـعَـذْ بِ وَ دِّ هْ وَ اِحْـسَـا نٍ وَ فَـضْلٍ عَــجِـيْـبْ
Ketika Arrahman memperlihatkan kenikmatan yang sudah menanti,
Dengan manisnya Kelembutan Santunan Nya, Anugerah dan Pemberian yang luar biasa.

إِصْحَــبْـهُ بـِا لـذِّ كْرِ تُـصْـبِــحْ فِي الْـــبـَــقَـا لُــهْ صَـحِـيْـبْ
فِي دَ ارِ احْـسـَــانِ مَـنْ يـَسْـمَــعْ لِـعَــبـْدِ هْ يُـجِـيْـبْ
Bersahabatlah dengannya (SAW) dengan selalu mengingatnya,
maka engkau akan mendapatkan teman yang abadi (Rasul SAW),
Di Istana Anugerah, maka barangsiapa yang mendengar seruan ini, sepantasnya ia menjawabnya.

طَـا بـَتْ لِــمَـنْ عَـاشَ خَـا ئِــفْ لـِلْمُــهَــيْـمِنْ رَ قِــيْـب
الـذِّ كْرِ لـِلْـمُصـْـطَفى هُو شُرْ بـُــنـَا لاَ الذَّ بـِيـْبْ
Maka terluhurkanlah mereka yang hidup dengan risau (tidak menganggap remeh) terhadap
Yang Maha Memelihara yang selalui mengawasi,
Mengingat Musthafa (SAW) itulah minuman kami yang sangat lezat.

وَ فِّرْ لــَــنـَـا يـَـا إِلــهِـيْ مِـنْ وِ دَ ادِهْ نــَــصِـيْبْ
وَ صَــلِّى مـَـاالْـــبَرْ قِ لَــعْـلَــعْ أَوْ أَ جَـابَ الْمُـجِيْبْ
Maka Anugerahilah kami Wahai Tuhanku, bagian dari kelembutan-kelembutan kasih sayangnya,
Dan Limpahkan Shalawat sebagaimana kilauan kilat, dan saat (kami) menjawab seruan.

عَـــلَــيْهِ وَ آلِــــهِ جَــمِـيْـعًـا ثُمَّ مَـنْ لُــهْ صَـحِـيْبْ
وَ اجْــمَــعْ بِــهِ الــشَّــمْـلِ يـَـا رَ بِّ الـسَّــمَـا يـَـا مُـجِـيْبْ
Atasnya dan semua keluarganya lalu semua yng bersahabat dengannya,
Dan kumpulkanlah baginya kemuliaan Wahai Pemilik Langit, Wahai yang menjawab do’ a.

عَــلَى الْــــهَـــنَـا و َ الْــمَـــسَـرَّ هْ وَ الصَّـــفَـا الَـــعَـجِـيْـبْ
نُـسْـقَـى بِـكَا سِـهْ كَـفَى و َاللهِ نــِـعْـمَ الْـحَـسِـيْبْ
Maka dalam limpahan kebahagiaan dan kegembiraan dan kesucian yang indah,
Kami dilimpahi dengan cangkir-cangkir luhurnya, maka cukuplah bagi kami Allah semulia-mulia Pemberi kecukupan.